Hasil Liga Italia: Ancelotti Dikartu Merah, Napoli Vs Atalanta Berakhir 2-2


Napoli vs Atalanta. Foto: Ciro De Luca/ReutersNaples - Laga sengit Napoli vs Atalanta di pekan ke-10 Liga Italia berakhir tanpa pemenang. Laga berakhir 2-2, di mana pelatih tuan rumah Carlo Ancelotti dikartu merah.

Bertanding di Stadion San Paolo, Kamis (31/10) dini hari WIB, Napoli dan Atalanta saling balas-balasan gol sejak babak pertama. Dua gol tuan rumah dicetak Nikola Maksimovic di menit ke-16 dan Arkadiusz Milik (71'), sementara Atalanta membalas lewat Remo Freuler di menit ke-41 dan Josip Ilicic (86').

Gol kedua Atalanta sempat menghadirkan drama Ancelotti dikartu merah wasit Piero Giacomelli. Skor imbang 2-2 pun tetap bertahan hingga laga bubar.

Hasil imbang ini membuat Napoli masih berada di peringkat empat klasemen Liga Italia dengan 18 poin. Sementara Atalanta berada di peringkat 3 dengan 21 poin.

Jalannya pertandingan 

Sejak kick-off, Napoli langsung menekan Atalanta. Dalam tiga menit pertama, tuan rumah menciptakan dua peluang bagus, yakni lewat sundulan Kalidou Koulibaly dan sepakan Arkadiusz Milik. Namun, upaya keduanya bisa dimentahkan kiper Atalanta, Pierluigi Gollini.

Atalanta pun tak tinggal diam. Pada menit ke-6, giliran kiper Napoli, Alex Meret, yang harus mementahkan tendangan bebas Josip Ilicic.

Napoli akhirnya unggul 1-0 pada menit ke-16. Umpan Lorenzo Insigne pada Jose Callejon diselesaikan dengan crossing yang disambut sundulan Nikola Maksimovic dan sukses menaklukkan Gollini.

Enam menit kemudian, Napoli nyaris menambah keunggulan, tapi sepakan Fabian Ruiz bisa ditepis Gollini. Milik yang mendapat bola liar langsung menyundul bola, tapi malah membentur tiang. 


Unggul satu gol, Napoli lebih banyak menunggu dan mengandalkan serangan balik, sementara Atalanta menguasai jalannya pertandingan. Sempat kesulitan menembus pertahanan Napoli, Papu Gomez dkk akhirnya menyamakan kedudukan di menit ke-41.

Berawal dari umpan Rafael Toloi di sisi kanan, Remo Freuler melepaskan tendangan mendatar yang berhasil mengelabui Alex Meret. Skor imbang 1-1 bertahan hingga jeda.

Di babak kedua, Napoli memasukkan Dries Mertens untuk menggantikan Hirving Lozano. Lini serang Napoli menjadi kembali menggigit. Satu jam laga berjalan, kerja sama Mertens dan Insigne nyaris menghadirkan gol kedua bagi Napoli, namun tendangan Insigne masih melenceng tipis dari sasaran. 


Gol kedua yang ditunggu-tunggu Napoli lahir di menit ke-71. Umpan terobosan Fabian Ruiz dari tengah lapangan berhasil mengelabui tiga pemain Atalanta dan jatuh di kaki Milik. Dalam situasi satu lawan satu, Milik sukses menaklukkan Gollini.

Atalanta berusaha gencar menyerang. Hasilnya, mereka berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-86. Ilicic yang menerima umpan dari Toloi berhasil lolos dari perangkap offside sebelum melepaskan tendangan yang menaklukkan Alex Meret.


Gol tersebut diprotes oleh para pemain Napoli, sebab dalam prosesnya, Fernando Llorente terlebih dahulu dijatuhkan di kotak penalti Atalanta, namun wasit tak bergeming. Buntut dari protes tersebut, pelatih Napoli, Carlo Ancelotti, mendapat kartu merah dari wasit.

Di sisa waktu, kedua tim sama-sama tampil menyerang untuk mencari gol kemenangan, namun skor 2-2 tak berubah hingga peluit panjang dibunyikan.


Susunan pemain


Napoli: Alex Meret; Giovanni Di Lorenzo, Nikola Maksimovic, Kalidou Koulibaly, Sebastiano Luperto; Jose Callejon, Allan (Piotr Zielinski 11'), Fabian Ruiz, Lorenzo Insigne; Arkadiusz Milik (Fernando Llorente 82'), Hirving Lozano (Dries Mertens 59').

Atalanta: Pierluigi Gollini; Rafael Toloi, Berat Djimsiti (Simon Kjaer 65'), Jose Luis Palomino; Hans Hateboer, Marten De Roon, Remo Freuler, Robin Gosens; Mario Pasalic (Timothy Castagne 69'), Papu Gomez (Luis Muriel 74'); Josip Ilicic.
 

 
Share:

Rekor Cristiano Ronaldo Jr di Juventus U-9: 58 Gol dari 28 Laga

Cristiano Ronaldo Jr. (Foto: Gabriel Bouys/AFP) Turin - Cristiano Ronaldo mewariskan ketajamannya kepada Cristiano Ronaldo Jr. Putra sulungnya itu punya catatan gol yang luar biasa di Juventus U-9.

Cristiano Jr bermain untuk Juventus U-9, bersamaan dengan pindahnya Ronaldo ke Liga Italia. Bermain di tim usia dini Bianconeri, bocah berusia 9 tahun itu tampil apik.

Berdasarkan catatan Football Talent Scout, Cristiano Jr sudah bermain 28 kali untuk Juventus U-9. Tak tanggung-tanggung, 58 gol dan 18 assist sudah ia torehkan.

Performa Cristiano Jr di Juventus U-9 sudah menjadi sorotan sejak tahun lalu. Bocah yang lahir di Amerika Serikat itu langsung membuat quat-trick alias empat gol dalam satu pertandingan debutnya.

Ketajaman Cristiano Jr boleh jadi karena terus diasah oleh Ronaldo. Banyak video-video yang memperlihatkan bagaimana CR7 mendidik langsung anak tertuanya itu bermain sepakbola.

Ronaldo sendiri memang salah satu penyerang tersubur di dunia saat ini. Pemilik lima gelar Ballon d'Or itu sudah mencetak 606 gol di level klub dan 95 gol di Timnas Portugal 
Share:

Hasil NBA: Anthony Davis 40 Poin, Lakers Tundukkan Grizzlies

LA Lakers kalahkan Memphis Grizzlies, Anthony Davis bikin 40 poin (Richard Mackson-USA TODAY Sports) Los Angeles - LA Lakers menang meyakinkan 120-91 atas Memphis Grizzlies dalam lanjutan NBA 2019/2020. Anthony Davis tampil luar biasa dengan mengemas 40 poin.

Lakers menjamu Grizzlies di Staples Centes, Los Angeles, Amerika Serikat, Rabu (30/10/2019). Di kuarter awal, tuan rumah sempat dibuat kerepotan oleh Grizzlies.

Pasukan Frank Vogel menutup kuarter ini dengan tertinggal 27-32. Di kuarter berikutnya, Lakers berupaya untuk bangkit.

Merek berhasil berbalik memimpin saat kuarter kedua berakhir 49-47. Pada kuarter ketiga, tuan rumah tak terbendung dengan mencetak 39 poin.

Kolaborasi Davis dan LeBron James membawa Lakers menunjukkan dominasinya. Mereka menjauh 88-67 di akhir kuarter ketiga. Di kuarter terakhir, Pemegang 16 kali gelar juara NBA ini tetap tampil konsisten. Lakers mengakhiri laga dengan kemenangan 120-91.

Davis menjadi bintang kemenangan utama Lakes di laga ini. Ia bermain gemilang dengan mengemas 40 poin, 20 rebound dan dua assist.

James juga menunjukkan kontribusi yang cukup besar untuk timnya. Mantan pemain Cleveland Cavaliers ini membuat 23 poin delapan assist dan dua rebound.

Di laga lain, Miami Heat mampu mengalahkan Atlanta Hawks di American Airline Arena. Sementara laju kemenangan Denver Nuggets harus terhenti di tangan Dallas Maverick.

Bermain di Pepsi Center, Nuggets kalah 106-109 dari Maverick. Kristaph Porzingis membawa tim tamu meraih kemenangan dengan membuat double-double usai menyumbang 10 poin dan 14 rebound.
Share:

Puig: Rebut Triple Crown Akan Luar Biasa, Mengingat Performa Lorenzo

Honda masih berpeluang memenangi gelar juara tim meski Jorge Lorenzo jeblok. (Foto: Toshifumi KITAMURA / AFP)
Jakarta - Bos tim Honda Alberto Puig mengatakan, triple crown akan menjadi pencapaian luar biasa di 2019. Pasalnya, performa Jorge Lorenzo jeblok.

Di MotoGP 2019 Honda telah menyabet dua gelar juara. Yang pertama saat Marc Marquez mengunci gelar juara dunia pebalap, kemudian disusul dengan gelar juara konstruktor usai kemenangan pebalap Spanyol itu di Motegi, Jepang.

Pabrikan Jepang itu masih memungkinkan untuk memenangi gelar juara tim di sisa dua balapan musim ini. Saat ini Repsol Honda cuma terpaut satu poin saja dari Ducati dengan perolehan 408 poin.

Sudah jelas bahwa Marquez menyumbang kontribusi paling besar untuk Repsol Honda setelah mengumpulkan 375 poin hasil kemenangan 11 balapan dan sisanya podium dua. Sedangkan Lorenzo hanya mencetak 23 poin, dan pebalap penguji Stefan Bradl 10 poin.

Di sisi lain, Ducati lebih seimbang. Dari total 409 poin, sebanyak 240 poin disumbangkan Andrea Dovizioso dan 169 poin berasal dari Danilo Petrucci.

"Akan hebat untuk merebut triple crown," Puig mengatakan dilansir Autosport. "Marc sedang berusaha sangat keras, dan memenangi titel tim dalam situasi seperti sekarang ini akan luar biasa."

"Sisi negatif di Phillip Island adalah situasinya dan hasil yang diperoleh Jorge Lorenzo," kata dia.

Share:

Saatnya Dovizioso Kompetitif Lagi di MotoGP Malaysia

Andrea Dovizioso bertekad bangkit di MotoGP Malaysia. (Foto: Mirco Lazzari gp / Getty Images) Jakarta - Rider Ducati Andrea Dovizioso bertekad bangkit di MotoGP Malaysia, akhir pekan ini. Menyusul hasil buruk yang diterima Dovizioso di Australia.

Pada balapan di Phillip Island, sepekan lalu Dovizioso start dari posisi 10 untuk finis di posisi ketujuh. Pebalap Italia itu menyudahi balapan dengan selisih 15,2 detik dari Marc Marquez, yang keluar sebagai pemenang.

MotoGP Malaysia menjadi kesempatan bagus bagi Dovizioso untuk kembali memulihkan poin-poin yang hilang. Pasalnya, dalam tiga tahun terakhir Dovizioso sukses menang dua kali sekalipun hanya finis keenam di 2019.
Suhu dan kelembaban yang tinggi di Sepang akan menjadi tantangan bagi Dovizioso. Meski begitu, pebalap berusia 33 tahun itu Ducati mampu tangguh di segala macam kondisi.

"Sirkuit Sepang sudah pasti menjadi sirkuit yang lebih kusukai daripada sirkuit lain di kejuaraan ini. Di lintasan ini, aku memiliki beberapa memori hebat dan aku mampu membalap dengan maksimal sesuai karakteristik terbaikku, tapi sekaligus menjadi balapan paling menuntut di dalam kalender," Dovizioso mengatakan di GPOne.

"Suhu yang panas dan kelembaban yang tinggi adalah dua faktor yang secara khusus memengaruhi kami di masa lalu. Jadi kita lihat saja apa yang akan terjadi di tahun ini."

"Di atas kertas sih, kupikir kami bisa kompetitif di kondisi apapun, dengan atau tanpa hujan seperti yang sudah kami tunjukkan di masa lalu. Namun, sekarang di MotoGP sangat sulit membuat prediksi," kata runner-up tiga tahun beruntun itu.
Share:

Kecepatan Ducati dan Yamaha Mengancam Marquez di Sepang

Yamaha dan Ducati dianggap Marc Marquez jadi ancaman baginya di MotoGP Malaysia (Toshifumi KITAMURA / AFP) Sepang - Meski sudah menjadi juara dunia, Marc Marquez tetap mewaspadai lawannya di MotoGP Malaysia. Pebalap Yamaha dan Ducati diakuinya bakal memberi ancaman.

MotoGP akan kembali di gelar akhir pekan ini di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu (3/11/2019). Musim lalu, Marquez berhasil merajai lintasan sepanjang 5,5 km ini.

Kemenangan itu menjadi yang kedua kalinya bagi rider tim Repsol Honda tersebut di MotoGP Malaysia. Sebelumnya, Marquez berhasil finis pertama pada tahun 2014.

Walau demikian, The Baby Alien tetap mengantisipasi para lawannya di Malaysia nanti. Marquez khususnya menaruh perhatian lebih kepada rider asal tim Yamaha dan Ducati.

Tahun lalu, pebalap berusia 26 tahun itu terlibat persaingan dengan rider tim Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi. The Doctor memimpin sejak lap pertama, namun ia mengalami crash saat balapan menyisakan empat putaran.


Sementara itu rider Ducati, Andrea Dovizioso, juga memiliki kenangan manis kala menggeber motornya di Malaysia. Dovi dua kali juara secara beruntun di sana pada tahun 2016 dan 2017.

"Sepang adalah trek lainnya yang saya pikir Yamaha akan sangat kencang, begitu juga dengan Ducati. Tetapi target kami tentu saja terus berusaha dan berjuang meraih kemenangan lagi," kata Marquez dikutip dari Crash.

"Kami akan lihat bagaimana jalannya akhir pekan nanti dan beradaptasi sesuai dengan yang kami butuhkan," tambahnya.

Daftar Juara MotoGP Malaysia 5 Tahun Terakhir

2018: Marc Marquez (Honda)
2017: Andrea Dovizioso (Ducati)
2016: Andrea Dovizioso (Ducati)
2015: Dani Pedrosa (Honda)
2014: Marc Marquez (Honda)

Share:

Popular Posts

infoprediksi816agent.blogspot.com

www.816win.com

infoprediksi816agent.blogspot.com

www.816agent.com