Jadwal Liga Spanyol Pekan Ini

Foto: Brian Ach/Getty Images for LaLigaJakarta - Barcelona berpeluang mengunci gelar juara Liga Spanyol pada jornada 35 akhir pekan ini. Berikut adalah jadwal Liga Spanyol selengkapnya.

Atletico Madrid akan bertanding lebih dulu daripada Barcelona. Tim arahan Diego Simeone itu akan menjamu Real Valladolid, Sabtu (27/4/2019) malam WIB.

Jika Atletico kalah dari Valladolid, maka Barcelona akan dipastikan jadi juara tanpa bertanding. Namun jika Atletico masih bisa dapat poin, maka Barcelona wajib menang atas lawannya.

Barcelona sendiri akan menjamu Levante beberapa saat usai laga Atletico vs Valladolid. Pertandingan akan digelar di Camp Nou, Minggu (28/4/2019) dini hari WIB. Jika bisa memetik poin penuh, maka Barcelona akan berpesta di hadapan pendukungnya sendiri.

Dari pertandingan lainnya, Real Madrid akan tandang ke markas Rayo Vallecano pada Senin (29/4/2019) dini hari WIB

Jadwal Liga Spanyol pekan ke-35:

Sabtu (27/4/2019)

18:00 WIB Athletic Bilbao vs Deportivo Alaves
21:15 WIB Atletico Madrid vs Real Valladolid
23:30 WIB Leganes vs Celta Vigo

Minggu (28/4/2019)

01:45 WIB Barcelona vs Levante
17:00 WIB Valencia vs Eibar
19:00 WIB Girona vs Sevilla
21:15 WIB Real Sociedad vs Getafe
23:30 WIB Villarreal vs Huesca

Senin (29/4/2019)

01:45 WIB Rayo Vallecano vs Real Madrid

Selasa (30/4/2019)

02:00 WIB Real Betis vs Espanyol

Share:

Waktunya Barcelona Pastikan Gelar Juara

Barcelona berpeluang mengunci gelar juara Liga Spanyol pada akhir pekan ini (Foto: David Ramos/Getty Images)Jakarta - Liga Spanyol akhir pekan ini bisa jadi kesempatan bagi Barcelona untuk berpesta. Blaugrana punya peluang untuk menyegel gelar juara.

Barcelona sebenarnya sudah dapat kesempatan untuk mengunci gelar pada tengah pekan lalu usai menang atas Deportivo Alaves. Namun Atletico Madrid 'menunda' pesta Barcelona dengan meraih kemenangan atas Valencia.

Akhir pekan ini, Barcelona kembali dapat peluang untuk memastikan trofi LaLiga jadi milik mereka. Jika mengalahkan Levante pada pekan ke-35, Minggu (28/4/2019) dini hari WIB, Lionel Messi dkk bisa berpesta di Camp Nou

Barcelona kini sudah mengumpulkan 80 poin dari 34 pertandingan, unggul sembilan poin dari Atletico. Jika mendapat poin penuh lawan Levante, tim arahan Ernesto Valverde itu dipastikan tidak akan tergusur dari puncak klasemen.

Secara matematis, Atletico memang masih bisa menyamai perolehan angka Barcelona jika Antoine Griezmann dkk menyapu bersih sisa pertandingan sementara Los Cules kalah di tiga laga berikutnya. Namun Barcelona punya keunggulan head to head atas Atletico.

Menghadapi Levante, Barcelona tentu ingin segera memastikan gelar juara Liga Spanyol. Sebab mereka juga sudah ditunggu laga semifinal Liga Champions melawan Liverpool, Kamis (28/4/2019) dini hari WIB.

Barcelona bahkan bisa dipastikan jadi juara lebih awal jika Atletico, yang bertanding beberapa jam sebelumnya, gagal dapat hasil maksimal melawan Real Valladolid, Sabtu (27/4/2019) malam WIB. Itu akan terjadi jika Atletico dikalahkan Valladolid.

Jika Barcelona hampir pasti jadi juara, tak demikian dengan perebutan posisi di empat besar. Dengan Real Madrid yang juga sudah hampir dipastikan finis di tiga besar, satu posisi tersisa di zona Liga Champions jadi rebutan antara Getafe dan Sevilla.

Usai menahan imbang Madrid, Getafe naik ke peringkat keempat dengan 55 poin. Mereka unggul head to head atas Sevilla yang ada di bawahnya dengan jumlah poin sama.

Upaya Getafe untuk menjaga posisinya di empat besar akan diuji di kandang Real Sociedad. Sedangkan Sevilla akan menghadapi tim papan bawah, Girona.


Share:

Hasil Liga Spanyol: Getafe Vs Madrid Berakhir Imbang

Getafe vs Real Madrid imbang tanpa gol. (Foto: Arroyo Moreno/Getty Images)

Getafe
- Getafe menjamu Real Madrid dalam lanjutan LaLiga. Kedua tim bermain imbang tanpa gol.

Bermain di Coliseum Alfonso Perez, Jumat (26/4/2019) dinihari WIB, Madrid langsung tancap gas di awal. Tembakan Karim Benzema di menit pertama masih melenceng dari gawang.

Getafe langsung merespon dengan membuat ancaman. Tembakan Mathías Olivera di menit ketiga dari luar kotak penalti berhasil ditepis Keylor Navas

Madrid kembali mengancam di menit kelima. Tembakan Federico Valverde dari luar kotak penalti masih melenceng dari target.

Pertandingan berjalan alot selepas lima menit bawal. Peluang baru ada lagi di menit ke-30 saat tembakan tendangan bebas Mauro Arambarri mampu ditepis Navas.

Benzema bikin peluang di menit ke-38. Tembakannya dari jarak dekat mampu ditepis David Soria. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.

Getafe dibombardir pada 15 menit awal babak kedua. Madrid melepas enam tembakan, namun cuma dua yang mengarah ke gawang dan sukses diselamatkan Soria. Tembakan itu datang dari Dani Carvajal dan Brahim Diaz.

Navas bikin dua penyelamatan di menit ke-72. Kiper asal Kosta Rika itu menepis tembakan Jorge Molina dan bola rebound dari Jaime Mata juga berhasil dimentahkan.

Toni Kroos melepas tembakan jarak jauh di menit ke-86. Bola masih bisa ditepis kiper lawan. Skor 0-0 bertahan hingga laga tuntas.

Hasil imbang ini tak mengubah posisi kedua tim di klasemen. Madrid tetap di posisi ketiga dengan 65 poin dan Getafe di posisi keempat dengan 55 poin, sama seperti Sevilla yang ada di posisi kelima.

Susunan Pemain:
Getafe: David Soria; Damian Suarez, Bruno Gonzales, Miquel, Leandro Cabrera; Mathias Olivera (Angel 57'), Nemanja Maksimovic, Mauro Arambarri, Jaime Mata (Samu Saiz 85'); Jorge Molina, Hugo Duro (Francisco Portillo 73').

Real Madrid: Keylor Navas; Dani Carvajal, Raphael Varane, Nacho Fernandez, Sergio Reguilon; Federico Valverde (Toni Kroos 78'), Casemiro, Isco; Brahim Diaz (Lucas Vazquez 71'), Karim Benzema, Gareth Bale (Marco Asensio 71').


Share:

Alexis Sanchez vs Man City: Main 16 Menit, Sekali Sentuh Bola, Dibayar Rp 1,3 M

Alexis Sanchez cuma sekali menyentuh bola saat Manchester United kalah dari Manchester City (Fabrice COFFRINI / AFP)Manchester - Alexis Sanchez hanya membuat satu sentuhan di Derby Manchester. Namun hal itu sudah cukup membuatnya menerima bonus sebesar 75 ribu pounds (Rp 1,3 miliar).

Sanchez bermain sejak menit ke-83 saat Manchester United kalah 0-2 dari Manchester City, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB di Old Trafford. Ia menggantikan Matteo Darmian.

Masuknya Sanchez tentu diharapkan bisa menambah daya gedor MU. Apalagi saat itu Setan Merah sedang tertinggal dari sang rival sekota.

Harapan ini kemudian pupus setelah pemain asal Chile tersebut tampil buruk. Mantan pemain Barcelona ini bahkan hanya melakukan satu sentuhan sepanjang 16 menit di lapangan. Satu-satunya sentuhan yang dilakukan Sanchez di laga ini yaitu saat melepas umpan di lini tengah.

Namun, satu sentuhan Sanchez ini sudah cukup membuatnya mendapat bonus senilai 75 ribu pounds (Rp 1,3 Miliar). Hal tersebut terjadi karena menurut Mirror, pemain 30 tahun ini memiliki klausul di mana MU harus membayar bonus sejumlah di atas setiap ia turun ke lapangan di Liga Inggris atau Liga Champions meskipun itu dari bangku cadangan.

Sanchez memang bisa dibilang menjadi salah satu pemain dengan penghasilan terbesar di skuat Ole Gunnar Solskjaer. Ia dikabarkan menerima gaji senilai 400 ribu pounds (Rp 7,3 Miliar) per pekan bersama MU.


Tapi limpahan uang dari MU ini tak dibalas dengan performa baik dari pemain kelahiran Tocopilla tersebut. Ia hanya mengemas lima gol dari 43 penampilanya bersama The Reds Devil sejak bergabung pada Januari 2018 lalu.

Share:

Puncak Klasemen Liga Inggris Berganti 28 Kali Musim Ini, Bakal Berubah Lagi?

Liverpool dan Mancheter City terlibat saling gusur dari puncak klasemen Liga Inggris musim ini (Shaun Botterill/Getty Images)Jakarta - Liverpool dan Manchester City bersaing ketat meraih gelar Liga Inggris musim ini. Kedua tim silih berganti menguasai klasemen hingga menjelang musim berakhir.

City berhasil menggusur Liverpool dari puncak klasemen Liga Inggris usai mereka menang 2-0 atas Mancheter United, Kamis (25/4/2019) dinihari WIB. The Citizens kini mengumpulkan 89 dari 35 laga, unggul satu angka dari Si Merah.

Kembalinya The Citizens ke puncak klasemen semakin memperjelas serunya perebutan gelar Liga Inggris musim ini. Dilansir dari situs resmi Premier League, sejak awal musim tercatat telah terjadi 28 kali perubahan tim yang berada di puncak klasemen. 

Torehan ini menyamai raihan di musim 2001/2002 yang merupakan rekor perubahan puncak klasemen terbanyak dari satu musim. Musim ini, perubahan puncak klasemen didominasi oleh Liverpool dan City.

Mereka saling salip-menyalip sejak awal musim. Tercatat hanya Chelsea yang mampu mengganggu hegemoni dua tim tersebut di puncak klasemen.

Namun The Blues terbilang cukup singkat menjadi batu sandungan Liverpool dan City. Mereka hanya tiga kali memuncaki klasemen Liga Inggris yaitu dua kali di bulan Agustus dan satu kali pada bulan September.


Selebihnya, puncak klasemen silih berganti dihuni Si Merah dan tim Manchester Biru sebanyak 25 kali.

Yang kini jadi pertanyaan, akankah terjadi lagi perubahan puncak klasemen Liga Inggris pada tiga pekan tersisa?

Share:

Hasil Coppa Italia: Kalahkan Fiorentina, Atalanta Jumpa Lazio di Final

Atalanta singkirkan Fiorentina. (Foto: Emilio Andreoli/Getty Images)Bergamo - Atalanta berhasil melangkah Fiorentina 2-1 di leg kedua semifinal Coppa Italia. Hasil itu membawa Atalanta ke final dengan agregat 5-4.

Bertanding di Atleti Azzurri d'Italia, Jumat (26/4/2019) dinihari WIB, Atalanta tertinggal lebih dulu dari Fiorentina. Luis Muriel merobek gawang Pierluigi Gollini di menit ketiga.

Atalanta baru bisa menyamakan skor menjadi 1-1 di menit ke-14 lewat penalti Josip Ilicic. Wasit memberi hadiah penalti setelah Papu Gomez dilanggar. Skor itu bertahan hingga turun minum.

Tim besutan Gian Piero Gasperini berhasil mengunci kemenangan 2-1 di menit ke-69. Papu Gomez melesakkan gol usai menerima assist Ilicic.

Hasil ini mengantarkan Atalanta ke final dengan agregat 5-4, setelah pada pertemuan pertama bermain imbang 3-3 di markas Fiorentina.

Atalanta akan berjumpa Lazio di final. Biancoceleste melaju setelah mengalahkan AC Milan 1-0 di leg kedua, setelah pada pertemuan pertama imbang 0-0.

Atalanta tercatat sudah tiga kali melaju ke final, yakni pada 1963, 1987, dan 1996. Pada final pertamanya di tahun 1963 keluar sebagai juara. Di sisi lain, Lazio sudah ke final 10 kali dan menjadi juara enam kali.

Susunan Pemain:

Atalanta: Gollini; Palomino, Masiello, Djimsiti; Castagne, De Roon, Freuler (Pasalic 58), Gosens (Pessina 92); Gomez; Ilicic (Mancini 84), Duvan Zapata.

Fiorentina: Lafont; Milenkovic, Pezzella, Ceccherini, Biraghi; Benassi (Simeone 78), Veretout, Gerson (Dabo 65); Chiesa, Muriel, Mirallas (Edimilson Fernandes 88).


Share:

Hasil Coppa Italia: Kalahkan Milan, Lazio ke Final

Lazio lolos ke final Coppa Italia usah mengalahkan AC Milan 1-0 di semifinal leg II. (Foto: Marco Rosi / Getty Images)Milan - Lazio berhasil menang tipis 1-0 di markas AC Milan di laga semifinal leg II Coppa Italia. Hasil itu mengantarkan Lazio maju ke final usai unggul agregat 1-0.

Pada pertandingan di San Siro, Kamis (25/4/2019) dinihari WIB, kedua tim bermain imbang tanpa gol di sepanjang babak pertama. Kemenangan Lazio ditentukan oleh gol Joaquin Correa di awal babak kedua.

Di partai puncak Lazio akan menghadapi pemenang duel antara Atalanta vs Fiorentina, yang baru akan melakoni leg II pada Jumat (26/4) dinihari WIB. Saat ini kedua tim berimbang agregat 3-3, hasil laga leg I di markas Fiorentina.

Jalannya Pertandingan

Di menit-menit awal wasit menolak klaim penalti Milan setelah Davide Calabria jatuh di kotak. Setelahnya sepakan Ciro Immobile dan Joaquin Correa masih mudah diselamatkan Pepe Reina.

Baru di menit ke-28 Milan membuat ancaman berarti. Dari tepi kotak penalti, Calabria melepaskan tembakan ke arah tiang jauh yang memaksa kiper Thomas Strakosha merentangkan tubuhnya untuk menepis bola.

Samu Castillejo nyaris membuat blunder. Castillejo mengirim back-pass tanggung yang dikejar Immobile, tapi Reina buru-buru keluar dari sarangnya untuk mengamankan bola.

Di masa injury time, Lazio menciptakan dua peluang. Sepakan Bastos melebar tipis setelah diawali dari tembakan bebas. Setelahnya aksi individu Correa mampu dipatahkan Reina. Skor 0-0 menandai berakhirnya babak pertama.

Kebuntuan akhirnya terpecah usai turun minum. Di menit ke-58, Lazio membuka keunggulan dari skema serangan balik yang diselesaikan Correa untuk mengubah skor menjadi 1-0.

Immobile memperoleh ruang bebas untuk menggiring bola dari area tengah lapangan sebelum mengirim umpan kepada Correa, yang tidak dikawal. Dari sisi kiri kotak penalti, Correa tinggal berhadapan dengan Reina sehingga dengan mudah menceploskan bola dengan sepakan mendatar.

Milan menciptakan gol balasan! Di menit ke-76, pemain pengganti Patrick Cutrone menanduk bola crossing Suso untuk menaklukkan penjagaan Strakosha. Namun, gol itu dianulir wasit karena offside.

Immobile membuang peluang untuk memperbesar skor Lazio. Meski dalam posisi bebas, tembakan Immobile dari tengah kotak penalti melambung tinggi.

Immobile kembali menebar ancaman kepada Milan pada semenit sebelum waktu normal berakhir. Diawali dari kesalahan Timoue Bakayoko, Immobile menusul pertahanan Milan tapi penyelesaiannya bisa diselamatkan di tiang jauh.


Susunan Pemain
AC MILAN: Reina, Mussachio, Romagnoli, Calabria (Conti 40'), Caldara (Cutrone 65'), Bakayoko, Castillejo (Calhanoglu 57'), Laxalt, Kessie, Suso, Piatek

LAZIO: Strakosha, Acerbi, Bastos, Luiz Felipe, Lucas Leiva, Lulic, Romulo, Luis Alberto (Badelj 84'), Correa (Caicedo 74'), Milinkovic-Savic (Parolo 15'), Immobile

Share:

Blogroll

Popular Posts

Blog Archive

Recent Posts