Jakarta - Sukses menciptakan All Indonesian Final di ganda putra tak sepenuhnya membuat Herry IP senang. Herry merisaukan ganda putra lain yang lebih muda.Masalahnya, selain kedua pasangan tersebut Indonesia tak memiliki pasangan lain yang sepadan. Padahal ada sejumlah stok ganda putra seperti pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Berry Angriawan/Hardianto, dan Wahyu Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso.
Namun dari kelimanya, yang kini berada di level top lima dunia hanya Kevin/Marcus dan Hendra/Ahsan. Sementara, sisanya cenderung inkonsisten. Bahkan, Fajar/Rian yang seharusnya sudah bisa menyodok prestasi Kevin/Marcus, penampilan mereka masih on-off.
Hendra/Ahsan, meski sudah berusia 35 dan 32 tahun, masih tetap menjanjikan. Sebelum di Indonesia Open 2019, Hendra/Ahsan juga sudah mengantongi gelar juara All England 2019.
Herry, pelatih ganda putra, sejatinya senang-senang saja Hendra/Ahsan bisa menjaga konsistensi mereka. Tapi satu sisi dia juga ingin penerus The Daddies bisa menyodok prestasi atau minimal mendekati seniornya tersebut.






